Langkah-Langkah Yang Harus Diperhatikan Dalam Mengajukan Kredit Properti

Properti merupakan berbagai media yang bisa digunakan untuk berinvestasi. Properti bis berupa rumah, ruko, kontrakan, kos, apartemen dan masih banyak lainnya. Untuk melakukan investasi properti tidak hanya orang kaya saja yang bisa melakukannya.

Kini terdapat kemudahan dalam berinvestasi properti untuk masa yang akan datang dengan cara membeli properti menggunakan kredit. Untuk menggunakan kredit maka yang harus dilakukan adalah mengajukan kredit untuk properti.

Langkah-Langkah Yang Harus Diperhatikan Dalam Mengajukan Kredit Properti

Ketika orang kaya dalam berinvestasi properti cara pembayarannya menggunakan uang tunai, maka yang bisa dilakukan oleh kaum menegah ke bawah dalam membeli properti dengan menggunakan sistem KPR.

Sistem KPR ini banyak digunakan karena memudahkan, selain itu dengan menggunakan sistem KPR maka dalam membeli properti tidak harus menggunakan tunai, sehingga siapa saja bisa memiliki properti saat ini.

Jika Anda berminat membeli properti dengan cara KPR, maka nada harus mengajukan kredit kepada bank terlebih dahulu.

Adapun untuk mengajukan kredit properti harus melalui bank, dan untuk langkah-langkah mengajukan properti akan dijelaskan di bawah ini.

1. Melengkapi dokumen persyaratan yang dibutuhkan

Dalam mengajukan kredit properti ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan, mengingat biaya yang dibutuhkan untuk uang muka kredit adalah 30% dari harga properti yang akan dibeli. Adapun syarat dokumen yang diperlukan meliputi dua hal yaitu dokumen pribadi dan dokumen properti yang akan dibeli.

Untuk dokumen pribadi adalah dokumen yang bersifat individual dan hanya dimiliki oleh diri sendiri seperti KTP dan kartu keluarga, NPWP, kartu nikah, slip gaji, dan surat tAnda bekerja bagi mereka yang bekerja sebagai pegawai.

Adapun untuk syarat yang diperlukan untuk properti yang akan dibeli seperti fotocopy sertifikat tanah, fotocopy surat ijin mendirikan bangunan, dan surat tanda jadi dari penjual yang isinya menyatakan bahwa penjual setuju untuk menjual properti yang dimiliki.

Semua syarat tersebut apabila sudah lengkap maka di bawa ke bank untuk mengajukan kredit properti. Biasanya bank akan melakukan cek semua dokumen, dengan begitu Anda bisa melakukan langkah selanjutnya.

2. Proses aprasial

Ketika semua dokumen sudah diajukan kepada bank dan sudah lolos pada pengecekan, maka langkah selanjutnya adalah proses aprasial. Pihak bank akan melakukan proses aprasial untuk meninjau properti yang akan dibeli.

Tinjauan ini dilakukan untuk menentukan apakah harga yang diajukan sesuai dengan pinjaman yang akan diberikan oleh bank.

Biasanya pihak bank akan bekerja sama dengan pihak developer yang menjual properti. Jika pihak banyak melakukan kerja sama dengan developer yang menjual properti maka proses aprasial tidak dikenakan biaya alias gratis.

Lain halnya dengan pihak bank yang tidak melakukan kerja sama dengan developer yang menjual properti, untuk proses aprasial semua biaya yang dibutuhkan akan ditanggung oleh calon pembeli properti.

3. Kalkulasi penawaran bank

Setelah semu syarat dan prosedur terpenuhi, maka yang harus dilakukan adalah melakukan penawaran dengan bank. Penawaran tersebut meliputi suku bunga, dan syarat dan ketentuan yang berlaku. Untuk suku bunga pastikan penawaran yang dicapai tepat agar tidak memberatkan Anda.

4. Kredit disetujui bank

Saat semua persyaratan terpenuhi, proses sudah berjalan, dan penawaran serta syarat yang berlaku sudah disetujui maka pihak bank akan menyetujui pengajuan kredit yang dilakukan. Saat itu pihak bank akan mengeluarkan surat persetujuan yang disaksikan oleh notaris. Dan untuk biaya notaris akan ditanggung oleh pembeli properti.

5. Tanda tangan dan akad kredit

Ketika semua persyaratan sudah terpenuhi dari dokumen, proses aprasial, kalkulasi penawaran bank, kredit disetujui bank maka langkah terakhir adalah tanda tangan dan akad kredit. Ini adalah langkah akhir, ketika Anda sudah mencapai pada tahap ini, artinya properti yang sudah dibeli sudah bis digunakan.

Tanda tangan dan akad kredit akan dilakukan seminggu sebelum pengesahan kredit dilaksanakan.

Untuk memiliki properti saat ini sangat mudah, apalagi dengan cara pembayaran melalui sistem KPR maka siapapun bisa memiliki properti. Namun untuk membayar melalui KPR maka harus mengajukan kredit properti ke bank terlebih dahulu.

Untuk langkah-langkah mengajukan kredit properti ke bank bisa dilihat di atas. Dengan, mengikuti langkah-langkah di atas, maka Anda akan mendapatkan kemudahan dalam mengajukan kredit properti.